Saturday, November 1, 2008

Terbelahkah Rembulan Itu?

Categories:

"Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat sesuatu tanda (mu`jizat), mereka berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus menerus"."

[Q:S Al-Qamar:1-2]

'

Aku pun bertanya, "Terbelahkah rembulan itu?"


Sebagai muslim, tentunya kita (saya dan pembaca muslim sekalian) wajib meyakini bahwasanya membelah bulan adalah salah satu mukjizat yang dianugerahkan Allah pada Rasulullah SAW. Dan menjadi suatu berita yang membahagiakan bila ternyata kejadian ini terbukti berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini seharusnya membuat iman kita bertambah teguh kepada kepada kebenaran islam dan Al-Quran yang absolut...

Sebenarnya wacana (atau fakta?) ini sudah beredar 2 tahun lalu (atau lebih?). Tapi mungkin tak apalah bila saya ikut-ikutan memposting tentang bahasan ini. Mungkin kawan sekalian telah mengetahui tentang artikel-artikel tentang temu wicara antara Dr. Zaghlul Al-Najjar* dengan seorang ahli geologi kenamaan, dan tambahan dialog dengan Daud Musa Pitkhok*. Kalau kawan sekalian belum membaca tentang artikel tersebut, kawan sekalian bisa menanyakannya pada "Simbah Google" yang serba tahu (yang, walaupun, kadang-kadang sotoy he...3x). Lalu, apakah artikel-artikel tersebut benar-benar membawa nilai-nilai kebenaran?

Setelah membaca artikel tersebut, saya merasa ada yang sedikit aneh. Saya coba terangkan satu persatu...
  1. Daud Musa Pitkhok adalah salah satu audiences dalam temu wicara tersebut. Beliau menjadi tokoh utama disini sebenarnya, karena beliau yang menambahkan science dalam bukti kebenaran bulan terbelah. Beliau menceritkan pengalamannya masuk islam dan acara yang beliau tonton di BBC tentang wawancara dengan 3 orang pakar ruang angkasa yang menceritakan bahwa benar adanya jika bulan pernah terbelah, karena memang menurut mereka telah ditemukan bukti-bukti terbelahnya bulan. Dari sini saya melahat adanya jarak yang jauh mengenai tautan peristiwa tersebut. Mulai dari seorang audience yang angkat bicara kemudian bercerita tentang pengalamannya yang mana pengalamannya didapat dari menonton televisi. Hal ini menjadi susah dalam pelacakan kebenarannya. Mungkin hal ini menjadi hal yang sah-sah saja bagi kawan sekalian. Tapi terasa aneh menurut pandangan saya.
  2. Kalau temu wicara ini pernah terjadi, apalagi terjadinya kan di luar negeri, seharusnya ada yang mendokementasikannya pada situs/blog luar negeri (setidaknya dalam bentuk postingan blog) yang tentunya dalam bahasa Inggris. Setelah melakukan pencarian pada search engine dengan keyword nama 2 tokoh tersebut, yang saya dapatkan hanyalah blog-blog berbahasa Indonesia yang sama. Berbeda situs tapi konten yang benar-benar mirip. Sebenarnya temu wicara ini pernah terjadi atau tidak? Saya sempat mendapatkan rujukan dari situs lain tentang 2 tokoh tersebut. Mungkin 2 tokoh tersebut benar-benar eksis, tapi tetap saja saya belum menemukan kaitan 2 tokoh itu dalam acara temu wicara tersebut. Ada pula yang menunjukan referensi ke Youtube, tapi sayangnya file-nya sudah tidak available lagi (atau memang sebenarnya tidak ada?)
  3. Kalau memang bahasan dalam temu wicara terjadi, logikanya hal itu pernah menjadi bahasan ilmiah yang besar, apalagi melibatkan BBC dan 3 pakar ruang angkasa. Oleh karena itu, seharusnya ada situs yang menuliskan tentang hal itu dalam gaya bahasa yang berbeda-beda, bukannya sama "plek" seperti pada kasus ini. Contohnya bila kawan sekalian mengetikkan keyword "David Beckham"pasti akan keluar berbagai result yang relevan dengan keyword tersebut dan dalam ulasan yang berbeda-beda. Bukannya sama "plek", seperti copy-paste...
  4. Beberapa situs/blog menambahkan gambar permukaan bulan seperti berikut:
    Sebenarnya gambar apakah itu? Tampaknya dalam artikel tersebut ingin menjelaskan bahwasannya garis melintang tersebut adalah bukti bahwa bulan pernah terbelah. Benarkah demikian? Gambar itu bisa kawan sekalian dapatkan di situs resmi NASA ini. Setahu saya itu adalah "Lunar Rille". apa itu Lunar Rille? Mungkin kawan sekalian bisa mencari penjelasan dari situs resmi NASA ini. Dan Lunar Rille banyak terdapat pada tubuh bulan itu sendiri. Bukannya hanya satu dan melintang seakan-akan menjadi tanda terbelahnya bulan. Lagipula NASA tidak pernah menyatakan bahwa bulan pernah terbelah (atau tidak mau mengakui? *_* Wallahu'alam). Intinya foto tersebut tampak terlalu dipaksakan untuk menjadi bukti bulan terbelah. Namun demikian. apabila memang ada foto yang menjadi bukti tak terbantahkan, tentu saya sangat senang. Tapi buat apa kalau ingin membuktikan kebenaran Al-Quran dengan menyebarkan kebohongan?

Begitulah, saya hanya takut kalau berita ini hanyalah hoax belaka yang beredar di Indonesia. Dan saya tidak mau ikut-ikutan dalam penyebaran suatu kebohongan. Sekedar saran saja, jangan memforward sesuatu yang belum pasti kebenarannya.

Sekali lagi saya tekankan, terbelahnya bulan adalah bagian dari keimanan. Iman itu dimantapkan dalam hati. Ada bagian dimana otak dan ilmu pengetahuan tak mampu menjangkaunya. Di situlah iman menjadi tumpuannya. Dan apakah Allah Azza Wajalla telah meninggalkan bukti disana? Wallahu'alam. Saya tetap beriman kepada Allah dan Rasulnya. Sangat mudah bagi Allah untuk membelah bulan tanpa mendatangkan kemudharatan bagi semesta dan menyatukannya kembali tanpa meninggalkan bekas.

Wallahu'alam...



// * Link tersebut hasil pencarian menggunkan google pada mozilla firefox 3.0, mungkin bisa dicoba pada internet browser yang lain (saya belum pernah coba c....).
// Bagi kawan sekalian yang ingin mengkritik, berpendapat, atau berbagi ilmu silahkan tinggalkan comment. If you comment, I'll follow

Spread The Love, Share Our Article

Related Posts

3 Response to Terbelahkah Rembulan Itu?

November 4, 2008 at 8:26 PM

Allow.
Hmm, logikanya masuk akal juga.. Jangan-jangan, semua bukti fisik mengenai pertemuan itu sengaja sudah di-"amankan" oleh 'pihak2 tertentu'. Pastinya, 'pihak2 tertentu' itu harus punya akses ke database web2 buat ngehapus dokumentasi2 itu. Kira2 siapa ya? :-/

November 6, 2008 at 9:15 AM

bisa aja... tapi bagaimana cara menjamin kalau semua data tele wicara itu "diamankan"? bukankah dunia maya itu bisa dikatakan "infinitive"... Memfilternya gmn y? apa pake mesin super cerdas milik Nation Security Agency (NSA) yang diceriatin Dan Brown dalam novel Digital Fortress? he...3x

April 6, 2009 at 7:52 PM

Syukron mas,.. ana cm mnympaikan apa yg ana tahu di blog ana,..

Afwan kalo bnyk salahnya

Post a Comment

I'll be glad if you leave a comment below. But, please don't spam my blog. Any comments containing spams, porn matters, harassment, and insulting words will be deleted from Luka Angin.